MALUKU UTARA — Lenovo memperkenalkan Tab Plus Gen 2, tablet Android 12,1 inci yang membawa sistem audio JBL 9-Unit Pro Speaker System dengan total output 48 Watt. Perangkat ini mengusung layar 2.5K ber-refresh rate 120 Hz, dukungan HDR10 dan Dolby Vision, serta kickstand yang bisa diputar ke empat mode penggunaan.
Lenovo Tab Plus Gen 2 menyasar pengguna yang menjadikan tablet sebagai perangkat utama untuk menikmati konten multimedia, baik film, musik, maupun video streaming. Sistem audio menjadi pembeda utama dibanding tablet Android lain di kelasnya, dengan konfigurasi speaker yang jarang ditemui di perangkat sejenis.
Lenovo menanamkan total sembilan unit speaker pada tablet ini, terdiri dari tiga woofer dan dua passive radiator di dalam bump belakang, ditambah empat tweeter di sisi kiri dan kanan bodi. Konfigurasinya 7.2 channel dengan total daya output 48 Watt.
Lenovo menyebut sistem audio ini punya speaker box berkapasitas 43 cc dan sudah di-tuning oleh Dolby Atmos. Tersedia tiga preset Dolby Audio, yakni Dynamic, Movie, dan Music, plus dukungan equalizer serta custom equalizer khusus untuk mode Music.
Empat tweeter di sisi kiri dan kanan membuat suara menyebar lebih merata saat tablet dipakai dalam posisi horizontal. Kombinasi woofer dan passive radiator di bump belakang berfungsi memperkuat nada rendah tanpa membuat bodi bergetar berlebihan.
Panel IPS berukuran 12,1 inci ini menawarkan resolusi 2.5K (2560 x 1600 piksel) dengan rasio 16:10. Refresh rate-nya bisa mencapai 120 Hz dan turun otomatis ke 30 Hz ketika layar tidak aktif, langkah yang membantu menghemat daya baterai.
Dukungan HDR10 dan Dolby Vision melengkapi pengalaman menonton, terutama untuk konten dari layanan streaming yang sudah mengoptimalkan format tersebut. Rasio 16:10 juga lebih ramah untuk menonton film dibanding rasio 16:9 pada tablet konvensional.
Kickstand 2.0 di area bump belakang bisa diatur kemiringannya dan diputar mengelilingi bump. Stand ini memungkinkan tablet dipakai dalam empat mode: Lean, Theatre, Stand, dan Hanging.
Mode Hanging berguna untuk menggantung tablet di tempat tertentu, sementara mode Theatre menempatkan layar pada sudut yang pas untuk menonton sambil duduk. Dua bantalan karet di sisi bawah membantu tablet tidak mudah tergelincir saat diberdirikan.
Bodi belakang tablet ini berbahan polikarbonat dengan warna Celestial White. Dari depan, Lenovo Tab Plus Gen 2 tampak seperti tablet biasa dengan layar flat dan frame yang juga flat, tetapi bagian belakang menghadirkan bump besar berisi sistem audio dan kickstand.
Dimensinya 278,8 mm x 181,1 mm dengan ketebalan 22,7 mm di area tengah bump dan hanya 6,8 mm di area tepi. Bobotnya sekitar 774 gram, sedikit lebih berat dari rata-rata tablet 12,1 inci.
Tablet ini memiliki rating IP52, yang berarti hanya aman terhadap percikan air dan tidak bisa dicelupkan ke dalam air. Posisi kamera depan di bezel atas menunjukkan tablet ini dirancang untuk dipakai dalam posisi horizontal.
Kamera belakang beresolusi 13 MP dengan aperture f/2.2 dan auto focus, mampu merekam video hingga 4K 30 fps. Kamera depan 8 MP dengan aperture f/2.0 dan fixed focus, merekam video hingga 1080p 30 fps.
Untuk konektivitas, tersedia port USB 2.0 Type C di sisi kanan, dua microphone dan tray Micro SD di sisi atas, serta dua speaker di masing-masing sisi kiri dan kanan. Tombol power dan volume ditempatkan di area kiri atas bodi belakang, posisi yang menurut Lenovo lebih nyaman dijangkau dibanding tombol di sisi samping.
Lenovo menyertakan charger 45 Watt, kabel USB C to C, soft case, tray ejector, dan paket dokumen dalam kotak penjualan. Sayangnya, belum ada screen protector bawaan untuk melindungi layar tablet ini.
Lenovo Tab Plus Gen 2 memposisikan diri sebagai tablet hiburan dengan penekanan pada kualitas audio dan fleksibilitas posisi penggunaan. Bagi pengguna yang sering menonton film atau mendengarkan musik tanpa headphone, kombinasi sembilan speaker dan kickstand empat mode menjadi nilai jual yang sulit ditemukan di tablet Android lain pada segmen yang sama.