TERNATE — Ketua Majelis Pembimbing Cabang Gerakan Pramuka Kota Ternate, H. M. Tauhid Soleman, membacakan sambutan Ketua Kwartir Nasional dalam apel tersebut. Ia menekankan nilai Tri Satya dan Dasa Darma sebagai pedoman generasi muda menghadapi perubahan zaman.
"Peringatan Hari Pramuka bukan hanya sekadar peringatan seremonial tahunan, melainkan momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun karakter bangsa," kata Tauhid.
Hari Pramuka ke-65 mengusung tema "Berkreasi, Berinovasi, Terampil dan Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan." Tauhid menyebut Gerakan Pramuka berperan menyiapkan generasi muda mendukung swasembada pangan lewat pendidikan, keterampilan, teknologi, kewirausahaan, dan kepedulian lingkungan.
"Proses pendidikan kepramukaan terus berkembang dari learning by doing menjadi learning, creating, and solving, yaitu belajar, mencipta dan menyelesaikan persoalan nyata," ujarnya.
Tauhid mengingatkan generasi muda menghadapi tantangan perubahan iklim, perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan, narkotika, perundungan, hoaks, hingga perjudian daring. Menurutnya, kemajuan teknologi harus diimbangi penguatan karakter.
"Teknologi memberi kemampuan yang semakin besar, karakter yang memberi arah agar kemampuan itu digunakan untuk kebermanfaatan," katanya.
Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Ternate, Marliza M. Tauhid, menyebut Apel Besar menjadi puncak kegiatan Kwarcab sepanjang 2026. Sejumlah program telah dilaksanakan, mulai pembinaan gugus depan, Rakerda dan Siparda, pendataan Kartu Tanda Anggota Pramuka Nasional, hingga keikutsertaan dalam Jambore Nasional XII di Cibubur, Jakarta.
Kwarcab juga menggelar ziarah ke makam tokoh Pramuka serta bakti sosial berupa pembuatan kompos, dapur, dan MCK di Panti Asuhan Al-Ma'un Rumah Qur'an Fakhrurrazi Kota Ternate. Dalam apel tersebut turut dilakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama dengan LPKA Ternate.
Marliza menyampaikan sejumlah agenda masih akan dilaksanakan, di antaranya Rapat Kerja Cabang, Siparcab, dan Kursus Mahir Tingkat Dasar bagi pembina Pramuka.
"Memang masih banyak program yang belum dapat dilaksanakan karena keterbatasan anggaran. Namun, pembinaan akan tetap dilakukan pada setiap ranting hingga ke gugus depan di Kota Ternate," ujarnya.
Ia mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Ternate serta seluruh pihak yang membantu pelaksanaan pembinaan kepramukaan. Marliza berharap Gerakan Pramuka terus menjadi wadah pembentukan generasi muda yang berkarakter dan mampu memberikan kontribusi bagi masyarakat.
"Marilah kita terus belajar dan berkontribusi untuk kemajuan Gerakan Pramuka serta menjadi agen perubahan yang positif bagi bangsa dan negara, khususnya bagi pembangunan di Kota Ternate," tandasnya.