DARUBA — Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (KB) Kabupaten Pulau Morotai menyalurkan masker secara cuma-cuma bagi masyarakat di pusat Kota Daruba. Penyaluran menyasar warga yang beraktivitas di luar ruangan saat kabut asap Karhutla menebal.
Plt Kepala Dinas Kesehatan dan KB Pulau Morotai, Ahdad Hi Hasan, menyatakan pembagian masker ini sebagai langkah perlindungan kesehatan masyarakat dari polusi udara. Menurut dia, kabut asap yang muncul berkaitan dengan dampak El Nino.
"Pembagian masker ini merupakan tindakan pencegahan dari dampak El Nino dan kabut asap," ujar Ahdad Hi Hasan.
Penyaluran tidak berhenti di pusat Kota Daruba. Dinkes Pulau Morotai juga menitipkan masker ke setiap puskesmas agar diteruskan kepada warga yang terpapar asap kabut Karhutla.
Ahdad mengatakan, jalur puskesmas dipilih supaya masker menjangkau warga di wilayah yang jauh dari pusat kota. Setiap puskesmas diminta menyalurkan sesuai kebutuhan warga di wilayah kerjanya masing-masing.
Dia mengimbau masyarakat tetap menjaga diri dan memakai masker saat beraktivitas. Imbauan itu terutama berlaku ketika kabut asap terlihat tebal.
Kabut asap akibat Karhutla menjadi perhatian Dinkes Pulau Morotai karena berdampak langsung pada saluran pernapasan warga. Masker dinilai sebagai pelindung paling sederhana yang bisa dipakai sehari-hari.
Warga diimbau mengurangi aktivitas luar ruangan saat asap menebal, terutama kelompok rentan seperti anak-anak dan lanjut usia. Jika harus keluar rumah, masker wajib dikenakan.
"Kita berharap dengan pembagian masker secara gratis ini dapat mencegah paparan asap dan dapat menjaga kesehatan masyarakat," pungkasnya.
Dinkes Pulau Morotai belum merinci total masker yang disalurkan ke tiap puskesmas. Penyaluran dipastikan berlanjut selama kabut asap Karhutla masih menyelimuti wilayah Pulau Morotai.