MOROTAI — Insiden nahas menimpa SL (60), warga Desa Bido, Kecamatan Morotai Utara, Kabupaten Pulau Morotai. Pria lansia itu meninggal dunia di atas gapura kayu desa setelah tersengat aliran listrik dari kabel utama PLN, Kamis (8/10/2026) sekitar pukul 10.10 WIT.
Kejadian bermula saat korban hendak memasang baliho di bagian atas gapura desa. Kabel utama PLN yang melintas di lokasi hanya berjarak sekitar satu meter dari struktur bangunan, sehingga sangat dekat dengan posisi korban saat memanjat.
Usai tersengat, tubuh korban tampak bergelantungan di antara dua sisi kabel utama tersebut. Proses evakuasi memakan waktu cukup lama karena posisi korban yang menyangkut di area kabel bertegangan tinggi.
Sekretaris Desa Bido, Cici, membenarkan peristiwa fatal yang menimpa warganya. Saat kejadian, korban sedang beraktivitas ditemani anak kandungnya yang berada di bawah gapura.
"Warga saya yang kesetrum kabel listrik di atas gapura, korban saat itu sedang bersama anak kandungnya, dan posisi anaknya di bawah," kata Cici saat dikonfirmasi.
Cici mengungkapkan, warga dan rekan kerja di lokasi sebenarnya sempat memperingatkan korban agar tidak memanjat hingga ke bagian paling atas gapura. Namun peringatan itu tidak diindahkan.
"Saat korban naik ke gapura, teman-teman yang berada di lokasi sudah beri peringatan jangan naik sampai di atas karena kabel sudah sangat dekat. Kebetulan di lokasi itu banyak orang yang kerja," tutur Cici.
Jenazah korban baru berhasil diturunkan dari atas gapura sekitar satu jam setelah kejadian. Proses evakuasi melibatkan petugas kepolisian, warga setempat, dan pihak keluarga.
"Jadi korban baru dievakuasi dari gapura itu berselang satu jam oleh pihak kepolisian, masyarakat dan pihak keluarga kasih turun korban," pungkas Cici.
Pemerintah Desa Bido mengimbau seluruh warga agar lebih berhati-hati dan mengutamakan keselamatan saat beraktivitas, baik di lingkungan sekitar rumah maupun di area desa. Imbauan ini menyusul insiden yang melibatkan kabel listrik bertegangan tinggi di ruang terbuka desa.