MALUKU UTARA — Stasiun Meteorologi Zainuddin Abdul Madjid BMKG memprediksi cuaca cerah hingga berawan mendominasi kawasan Sirkuit Mandalika pada 9-11 Oktober 2026. Penonton MotoGP Mandalika 2026 diingatkan mewaspadai risiko dehidrasi dan kelelahan akibat udara kering musim kemarau.
Fenomena El Nino intensitas kuat yang masih bertahan di Samudra Pasifik ekuatorial menjadi penyebab utama kondisi atmosfer NTB relatif lebih kering. Analisis BMKG pada awal Oktober 2026 menunjukkan pola cuaca di wilayah tersebut belum mendukung peningkatan curah hujan secara merata.
Kepala BMKG Stamet ZAM, Tri Widiarto, menyebut potensi hujan lokal berskala ringan tetap ada di beberapa wilayah NTB. Hujan itu muncul akibat pemanasan permukaan dan dinamika atmosfer lokal, bukan karena perubahan pola global.
Untuk kawasan Sirkuit Mandalika dan sekitarnya, BMKG memprakirakan kondisi cuaca relatif serupa dengan wilayah NTB lainnya. Suhu udara diprediksi panas dengan langit cerah berawan sepanjang periode balapan.
Tri menekankan pemantauan cuaca berkala menjelang acara puncak. Informasi cuaca terkini dan peringatan dini BMKG perlu dipantau terutama pada H-3 sampai H-1, serta saat kegiatan berlangsung.
Udara kering musim kemarau meningkatkan risiko dehidrasi dan kelelahan bagi penonton yang beraktivitas di luar ruangan. BMKG mengimbau penggunaan tabir surya serta menjaga kecukupan cairan tubuh.
"Masyarakat juga diimbau untuk menjaga kecukupan cairan tubuh terutama bagi yang beraktivitas di luar ruangan pada siang hari, agar terhindar dari dehidrasi dan kelelahan," kata Tri.
Penonton yang datang ke Sirkuit Mandalika sebaiknya menyiapkan air minum sendiri, mengenakan pakaian ringan, dan menghindari paparan matahari langsung dalam durasi panjang. Area tribun terbuka menjadi titik paling rentan terhadap sengatan panas.
BMKG turut mengingatkan pemerintah daerah dan masyarakat untuk menghemat air serta mewaspadai potensi kekeringan dan kebakaran hutan atau lahan. Kawasan lahan gambut, semak belukar, dan hutan menjadi prioritas pengawasan.
"BMKG meminta masyarakat tidak membakar sampah atau membuka lahan secara sembarangan, terutama di kawasan yang mudah terbakar seperti lahan gambut, semak belukar, dan hutan, serta segera melaporkan jika menemukan indikasi titik api," ujarnya.
Perhelatan MotoGP Mandalika 2026 menjadi salah satu agenda besar pariwisata NTB. Kondisi cuaca kering justru menguntungkan dari sisi lintasan, tetapi menuntut kesiapan ekstra dari sisi kesehatan penonton dan pengelolaan air di sekitar venue.