MALUKU UTARA — Neal Maupay mengungkap alasan di balik selebrasi darts yang menirukan gaya James Maddison pada laga Premier League Januari 2024. Penyerang Marseille itu menegaskan tak ada niat menyinggung, tapi siap mengulanginya jika situasinya sama.
Selebrasi yang dilakukan Maupay saat masih memperkuat Brentford di Tottenham Hotspur Stadium itu sempat memicu perang kata-kata dengan Maddison. Laga berakhir 3-2 untuk Spurs, tetapi sorotan justru jatuh pada aksi Maupay yang menirukan gerakan darts khas playmaker Tottenham tersebut.
Kedua pemain sempat saling melontarkan komentar usai pertandingan. Maddison menyindir Maupay lewat wawancara dengan TNT Sports, sementara Maupay membalas melalui unggahan Instagram yang mengingatkan soal jumlah gol dan nasib klub masing-masing.
Maupay: Saya Tidak Pernah Rencanakan Selebrasi
Dalam wawancara dengan FourFourTwo, Maupay mengaku selebrasi yang ia lakukan bukan sesuatu yang direncanakan. Ia lebih memilih mengikuti emosi dan alur pertandingan saat itu.
"Saya biasanya tidak merencanakan selebrasi karena saya suka bereaksi terhadap emosi saya. Saya mengikuti alur pertandingan dan apa yang saya rasakan saat itu," kata Maupay.
Penyerang asal Prancis itu menegaskan tidak memiliki masalah pribadi dengan Maddison. Keduanya disebutnya selalu bersikap ramah setiap kali bertemu, termasuk saat Maddison masih membela Leicester City.
"Itulah yang terjadi dalam pertandingan itu, karena saya tidak punya masalah dengan James Maddison. Saat menghadapinya ketika dia di Leicester, kami selalu ramah satu sama lain. Tapi di pertandingan ini, dengan atmosfer dan melihat para penggemar di barisan depan, saya hanya ingin melakukan selebrasinya," ujarnya.
Tak Ada Dendam, Siap Ulangi Selebrasi Serupa
Maupay mengungkapkan bahwa ia belum pernah membicarakan insiden tersebut secara langsung dengan Maddison. Dari kabar yang ia dengar, playmaker Tottenham itu tidak terlalu senang dengan aksi tersebut.
"Saya sebenarnya belum berbicara dengannya tentang hal itu sejak saat itu. Dari apa yang saya dengar, dia tidak terlalu senang. Dari sudut pandang saya, itu selebrasi yang bagus dan jika harus melakukannya lagi, saya akan melakukannya," tutur Maupay.
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa Maupay tetap pada pendiriannya. Selebrasi itu murni bagian dari dinamika pertandingan, bukan serangan personal terhadap Maddison.