Pencarian

OpenAI Luncurkan Dots, Asisten AI Kartun yang Aktif 24 Jam

Rabu, 30 September 2026 • 14:34:01 WIB
OpenAI Luncurkan Dots, Asisten AI Kartun yang Aktif 24 Jam
Ilustrasi asisten AI Dots dari OpenAI yang berwujud karakter kartun.

MALUKU UTARA — OpenAI resmi merilis Dots, asisten AI pribadi berwujud karakter kartun yang diklaim mampu bekerja mandiri selama 24 jam penuh. Dots ditenagai model GPT-6 Astra dan dapat terhubung ke lebih dari 4.000 aplikasi, termasuk Slack dan Teams. Kehadiran Dots menambah persaingan asisten AI konsumen setelah Meta merilis Muse dan Google memperkenalkan Gemini Spark.

Perusahaan menyatakan Dots dirancang sebagai agen pribadi yang bisa bekerja mandiri, memungkinkan setiap pengguna memiliki asisten yang terus aktif tanpa perlu diawasi sepanjang waktu. Peluncuran ini menyusul langkah Meta yang belum lama ini merilis asisten AI Muse, serta Google yang memperkenalkan Gemini Spark pada Mei lalu.

Ditenagai GPT-6 Astra, Terhubung ke 4.000 Aplikasi

Dots berjalan di atas model AI terbaru OpenAI, GPT-6 Astra. Asisten ini dapat terhubung ke lebih dari 4.000 aplikasi, termasuk tools pekerjaan seperti Slack dan Teams, sehingga dapat menjalankan tugas atas nama pengguna.

Kemampuan itu membuat Dots tidak sekadar menjawab pertanyaan, tetapi juga mengeksekusi pekerjaan lintas platform. Pengguna bisa meminta Dots menyusun dokumen di aplikasi kerja, mengatur jadwal, atau menyelesaikan tugas administratif lain tanpa harus membuka setiap aplikasi satu per satu.

OpenAI menekankan keunggulan Dots terletak pada kemampuannya menyajikan hasil kerja yang sesuai dengan gaya pengguna. Perusahaan mengklaim asisten ini bahkan bisa menyelesaikan tugas sebelum pengguna sempat memikirkannya.

Mode Read-Only dan Jaminan Privasi

OpenAI menyematkan sistem keamanan dan privasi tambahan di luar perlindungan standar pada model AI mereka. Salah satunya adalah fitur mode read-only yang mencegah agen AI mengendalikan peramban atau komputer saat pengguna tidak berada di tempat.

Fitur ini menjawab salah satu kekhawatiran utama soal agen AI yang beroperasi mandiri, yakni potensi tindakan tak terduga ketika pengguna tidak mengawasi. Dengan mode read-only, Dots tetap bisa membaca dan memproses informasi, tetapi tidak bisa mengubah atau mengoperasikan perangkat secara langsung.

OpenAI menyampaikan bahwa Dots dirancang untuk menangani segala hal, memungkinkan setiap agen pribadi bekerja mandiri tanpa henti. "Keunggulan utama dots terletak pada kemampuannya menyajikan hasil kerja yang sesuai dengan gaya Anda, bahkan terkadang sebelum Anda sempat memikirkannya," kata perusahaan dalam pernyataan resminya, melansir Al Jazeera.

"Bersama dots, berbagi ide dan proyek ambisius yang sebelumnya belum sempat atau belum bisa Anda jalankan kini terasa sangat mungkin untuk diwujudkan," lanjut perusahaan.

Bersaing dengan Muse dan Gemini Spark

Peluncuran Dots memperketat persaingan di pasar asisten AI konsumen. Meta lebih dulu merilis asisten AI Muse, sementara Google memperkenalkan Gemini Spark pada Mei lalu. Ketiganya menawarkan pendekatan berbeda dalam mengintegrasikan AI ke dalam alur kerja harian pengguna.

Dots meluncur di tengah perdebatan soal cara mengoptimalkan manfaat AI tanpa memicu risiko besar bagi umat manusia. Isu ini menjadi perhatian regulator di berbagai negara, termasuk Amerika Serikat.

OpenAI menjadi satu dari enam raksasa teknologi yang menandatangani kesepakatan standar AI yang diumumkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Dalam kesepakatan itu, para pimpinan OpenAI, Anthropic, Google, Meta, xAI, dan Nvidia berkomitmen menerapkan kontrol internal yang ketat pada model AI mereka serta bekerja sama dengan auditor eksternal untuk memastikan mekanisme perlindungan berjalan sebagaimana mestinya.

Trump sendiri menolak desakan regulasi ketat dari pemerintah untuk mengatur teknologi mutakhir ini, memilih pendekatan kesepakatan sukarela antarperusahaan. Bagi pengguna di Indonesia, kehadiran Dots menandai tren agen AI yang makin mandiri, meski ketersediaan resmi di pasar lokal belum diumumkan OpenAI.

Follow www.halmahera24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: cnnindonesia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks