TERNATE — Api yang membakar kawasan hutan di sekitar jalur pendakian Gunung Gamalama membuat akses turun lewat Taman Love tidak bisa dilewati. Kobaran api dilaporkan meluas hingga Pos 1, titik yang biasa dipakai pendaki sebagai jalur perantara menuju kaki gunung.
Keempat pendaki tersebut awalnya menuntaskan pendakian ke puncak Gamalama. Saat hendak turun, mereka menemukan jalur di area Taman Love sudah tertutup api sehingga perjalanan tidak bisa dilanjutkan.
Kondisi Empat Pendaki dan Titik Api di Pos 1
Lurah Moya, Ismun Buamona, memastikan empat orang masih berada di kawasan atas gunung. Menurut dia, mereka belum bisa turun karena kobaran api di jalur masih besar.
"Ada empat orang yang terjebak di atas, mereka mau turun tapi api masih besar," ujar Ismun.
Ismun juga membenarkan api telah melahap area di sekitar pos pendakian pertama. "Terbakar di Pos 1," katanya.
Data sementara menyebut rombongan itu terdiri dari tiga perempuan dan satu laki-laki. Mereka terjebak di kawasan atas Gunung Gamalama dan bertahan di lokasi sambil menunggu penanganan evakuasi.
Kelurahan Koordinasi dengan Basarnas untuk Evakuasi
Pihak Kelurahan Moya menyatakan segera mengoordinasikan keberadaan dan posisi keempat pendaki kepada tim Basarnas. Koordinasi itu jadi langkah awal sebelum proses evakuasi dan penanganan lebih lanjut dijalankan.
Hingga berita ini diturunkan, keempat pendaki masih bertahan di area atas Gunung Gamalama. Belum ada keterangan resmi mengenai kondisi kesehatan mereka maupun perkiraan waktu evakuasi.
Gunung Gamalama merupakan gunung api aktif yang berada di Kota Ternate. Jalur pendakiannya kerap melintasi kawasan hutan, termasuk area Taman Love di Kelurahan Moya, yang kini terdampak kebakaran.