Pencarian

Pertamina Patra Niaga Isi 92.901 Liter Avtur ke Emirates A380, Ini Kecepatan Pengisiannya

Senin, 10 Agustus 2026 • 11:07:01 WIB
Pertamina Patra Niaga Isi 92.901 Liter Avtur ke Emirates A380, Ini Kecepatan Pengisiannya
Pertamina Patra Niaga mengisi 92.901 liter avtur ke Airbus A380 Emirates di Bandara Soekarno-Hatta dengan kecepatan 2.500 hingga 4.000 liter per menit.

MALUKU UTARA — Kedatangan Airbus A380 di Bandara Soekarno-Hatta bukan sekadar seremoni. Bagi Pertamina Patra Niaga, momen ini adalah pembuktian bahwa Aviation Fuel Terminal (AFT) Soekarno-Hatta sanggup menangani pesawat dengan kapasitas tangki raksasa. Proses pengisian bahan bakar untuk Emirates EK359 berlangsung aman dan lancar, menjadi standar baru pelayanan aviasi di Indonesia.

Kecepatan Pengisian Dua Kali Lipat dari Pesawat Biasa

Melayani pesawat sekelas A380 membutuhkan peralatan khusus. AFT Soekarno-Hatta mengerahkan hydrant dispenser dengan laju aliran 2.500 hingga 4.000 liter per menit (LPM). Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan layanan untuk pesawat narrow body yang biasanya hanya 1.000-1.500 LPM dengan satu hose.

"Melayani Airbus A380 bukan hanya mengenai ketersediaan avtur, tetapi juga kesiapan sistem pengisian secara menyeluruh. Semua aspek harus dipastikan berjalan optimal dengan tetap mengutamakan keselamatan," ujar VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, dalam keterangan resminya di Jakarta, Senin (10/8/2026).

Perbedaan kecepatan ini bukan tanpa alasan. Dengan kebutuhan bahan bakar yang mencapai puluhan ribu liter dalam sekali pengisian, durasi pengisian menjadi faktor krusial dalam ketepatan jadwal penerbangan.

Standar Keselamatan Jadi Prioritas Utama

Kitty menekankan bahwa kapasitas peralatan saja tidak cukup. Kesiapan sistem, fasilitas, dan personel menjadi kunci utama agar proses pengisian berjalan optimal. Pertamina Patra Niaga memastikan seluruh prosedur keselamatan diterapkan ketat, mengingat risiko yang menyertai penanganan bahan bakar dalam volume besar.

"Dengan kebutuhan bahan bakar yang besar, pesawat wide body membutuhkan equipment dengan kapasitas pengisian yang sesuai. Kesiapan sistem, fasilitas, dan personel menjadi kunci agar proses berlangsung optimal dan aman," tambahnya.

Layanan ini menjadi sinyal positif bagi maskapai internasional lain yang berencana menerbangkan pesawat berbadan lebar ke Indonesia. Infrastruktur pendukung di bandara utama nasional kini terbukti setara dengan standar global.

Keberhasilan melayani Emirates A380 memperkuat posisi Bandara Soekarno-Hatta sebagai hub penerbangan internasional. Bagi Pertamina Patra Niaga, ini adalah langkah strategis untuk mengamankan pangsa pasar bisnis aviasi yang terus tumbuh seiring pemulihan sektor penerbangan pasca-pandemi. Dengan kapasitas yang telah teruji, perusahaan siap menghadapi potensi masuknya lebih banyak pesawat wide body ke Indonesia di masa mendatang.

Follow www.halmahera24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: ekbis.sindonews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks